Makalah akhlak tasawuf

PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Dalam sejarah peradaban Yunani, tercatat bahwa pengkajian dan kontemplasi
tentang eksistensi Tuhan menempati tempat yang khusus dalam bidang pemikiran filsafat.
Contoh yang paling nyata dari usaha kajian filosofis tentang eksistensi Tuhan dapat dilihat
bagaimana filosof Aristoteles menggunakan gerak-gerak yang nampak di alam dalam
membuktikan adanya penggerak yang tak terlihat (baca: wujud Tuhan).
Tradisi argumentasi filosofis tentang eksistensi Tuhan, sifat dan perbuatan-Nya ini
kemudian secara berangsur-angsur masuk dan berpengaruh ke dalam dunia keimanan
Islam. Tapi tradisi ini, mewujudkan semangat baru di bawah pengaruh doktrin-doktrin suci
Islam dan kemudian secara spektakuler melahirkan
filosof-filosof seperti Al-Farabi dan Ibnu Sina, dan secara riil, tradisi ini juga
mempengaruhi warna pemikiran teologi dan tasawuf (irfan) dalam penafsiran Islam.
Perkara tentang Tuhan secara mendasar merupakan subyek permasalahan filsafat.
Ketika kita membahas tentang hakikat alam maka sesungguhnya kita pun membahas
tentang eksistensi Tuhan. Secara hakiki, wujud Tuhan tak terpisahkan dari eksistensi alam,
begitu pula sebaliknya, wujud alam mustahil terpisah dari keberadaan Tuhan. Filsafat tidak
mengkaji suatu realitas yang dibatasi oleh ruang dan waktu atau salah satu faktor dari
ribuan faktor yang berpengaruh atas alam. Pencarian kita tentang Tuhan dalam koridor
filsafat bukan seperti penelitian terhadap satu fenomena khusus yang dipengaruhi oleh
faktor tertentu.
Tuhan yang hakiki adalah Tuhan yang disampaikan oleh para Nabi dan Rasul
yakni, Tuhan hakiki itu bukan di langit dan di bumi, bukan di atas langit, bukan di alam,
tetapi Dia meliputi semua tempat dan segala realitas wujud.
B. Rumusan Masalah
Adapun rumusan masalah dari makalah ini yaitu:
1. Apa itu Filsafat Ketuhanan Dalam Islam ?
2. Bagaimana Pembuktian Wujud Tuhan Dalam Islam ?
3. Bagaimana Proses Terbentuknya Iman?
4. Apa yang dimaksud Keimanan dan Ketakwaan ?
C. Tujuan Penulisan
Adapun tujuan penulisan makalah ini yaitu:
1. Untuk mengetahui Filsafat Ketuhanan Dalam Islam.
2. Untuk mengetahui pembuktian Wujud Tuhan Dalam Islam.
3. Untuk mengetahui Proses Terbentuknya Iman.
4. Untuk mengetahui apa itu Keimanan dan Ketakwaan.

Komentar